Beberapa hari belakangan ini, warganet pada panik gara-gara ada berita Sariwangi pailit. Semua langsung pada berasumsi kalau teh celup merk Sariwangi gak bakal diproduksi lagi. Eh tapi kamu jangan ikut-ikutan panik dulu, soalnya produsen teh celup Sariwangi itu bukan PT Sariwangi Agricultural Estate Agency (SAEA) tapi PT Unilever Tbk. Akuisisi Unilever pada merk Sariwangi sendiri udah berlangsung dari lama sejak tahun 1989. Sayangnya, sejak tahun 2015 PT SAEA bersama afiliasinya PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung terjerat hutang senilai total sekitar Rp 1,5 triliun. Sariwangi sendiri berhutang sebesar Rp 1,05 triliun sama berbagai kreditur antara lain PT HSBC Indonesia, PT Bank ICBC Indonesia, PT Bank Rabobank International Indonesia, PT Bank Panin Indonesia Tbk, dan PT Bank Commonwealth. Setelah 3 tahun, tepatnya pada hari Rabu (17/10/2018), akhirnya Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat cabut perjanjian perdamaian Bank ICBC terhadap Sariwangi dan Indorub. Putusan ini bikin Sariwangi dan Indorub resmi berstatus pailit. Nilai hutang Sariwangi ke Bank ICBC sendiri senilai Rp 288,93 miliar sedangkan hutang Indorub senilai Rp 33,82 miliar termasuk bunga. Nantinya, pihak pengadilan akan tunjuk kurator buat ambil alih aset Sariwangi dan Indorub untuk dilelang. Hasil lelang inilah yang akan dipakai buat ngelunasin hutang. Wah, kalau gitu masih aman dong nyeruput teh merk Sariwangi. Gak perlu mborong beli produknya di toko buat stok besok-besok.
Polling: Kamu suka minum teh merk Sariwangi gak?
A. Iya B. Enggak
Simak berbagai opini masyarakat dan berikan opinimu disini:
http://opini.id
Twitter:
https://twitter.com/OPINI_id
Instagram:
https://www.instagram.com/opiniid/
Facebook:
https://www.facebook.com/Opinidotid